- Home>
- *The Giften-Boy*
Posted by : Zahra Aisha Dana
Jumat, 07 November 2014
*The Giften-Boy*
"Aku berjalan sendirian di jalan ini.. Merenungkan setiap kata kata mamahku.."
*Flashback
"Kamu itu anak ga berguna vin! Kerjaanmu cuma bisa nyusahin orang, apa kamu ga mau berusaha jadi lebih baik, hah? Contoh sepupumu itu! Dia jadi sukses karena belajar! Kamu harus belajar!"
"Kalo mamah mau anak sempurna kenapa gak adopsi sepupuku hah?! Aku capek tiap hari denger ocehan mamah! Aku capek kayak gini terus, aku pengen bebas mah! Tolong ngertiin aku!"
*Plakkk
"Dasar anak gatau diri! Ga punya tata krama hah?! Sekarang kamu keluar dari rumah ini! Mamah udah ga sudi liat muka kamu lagi! Dasar anak brengsek mbuat malu keluarga aja!"
"Kamu itu anak ga berguna vin! Kerjaanmu cuma bisa nyusahin orang, apa kamu ga mau berusaha jadi lebih baik, hah? Contoh sepupumu itu! Dia jadi sukses karena belajar! Kamu harus belajar!"
"Kalo mamah mau anak sempurna kenapa gak adopsi sepupuku hah?! Aku capek tiap hari denger ocehan mamah! Aku capek kayak gini terus, aku pengen bebas mah! Tolong ngertiin aku!"
*Plakkk
"Dasar anak gatau diri! Ga punya tata krama hah?! Sekarang kamu keluar dari rumah ini! Mamah udah ga sudi liat muka kamu lagi! Dasar anak brengsek mbuat malu keluarga aja!"
*Flashback End
"Sial! Kenapa aku harus terus memikirkan itu?
Arghhh Sialan!"
"Sial! Kenapa aku harus terus memikirkan itu?
Arghhh Sialan!"
Tiba tiba saja Alvin sudah berjalan sampai di tengah jalan, dan datang sebuah truk dengan kecepatan penuh kearahnya.
"Yah mungkin ini akhir dari hidupku.."
Tiba tiba ada seseorang yang menarik Alvin dari jalan tersebut.
"Siapa kau? Kenapa kau menolongku?" Tanya Alvin.
"..."
"..."
*Bersambung*
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar