• Posted by : Zahra Aisha Dana Jumat, 07 November 2014

    'cccyittt...'
    Beriringan dengan suara pintu yang terbuka, mata si voodoo kecil ini terbuka. Seorang gadis berparas cantik namun berpakaian awur-awuran itu masuk. Voodoo kecil itu tersadar bahwa dia telah tergantung di antara boneka voodoo lainnya. Saat gadis itu mendekat ke arah mereka, setiap voodoo meronta-meronta hendak melepaskan diri, si voodoo kecil tidak tau apa yang sebenarnya terjadi. Si gadis itu mengambil salah satu dari mereka, dan melekatkan sebuah foto seorang lelaki di punggung voodoo itu, lalu si gadis mengambil sebuah jarum, dan dengan emosi yang meluap gadis itu menusukan jarumnya ke voodoo itu.
    'crkk,'crrk'
    voodoo itu terus meronta-ronta kesakitan, dengan jarum yang terus ditusukan ke setiap tubuhnya, ntah itu kaki, tangan, perut dan kepala. Voodoo kecil itu sekarang tau, inilah yang terjadi, dan mungkin akan segera menimpanya. Voodoo di tangan gadis itu, selalu merentang-rentangkan tangannya berharap ada yang akan menggenggam tangannya sebelum ia berakhir. Voodoo kecil hanya bisa berdiam ketakutan melihat itu semua. Tiba saatnya si gadis akan menusukan jarumnya tepat pada tanda hati di dada kiri voodoo itu.
    'crkkk!' voodoo itu mulai melemas dan tidak bergerak lagi. Gadis itu pun tertawa puas, dan melempar voodoo itu ntah ke mana, dan ia keluar dari ruangan eksekusinya itu. Voodoo kecil melihat ke dada kirinya itu, dia juga memiliki tanda hati itu.

    ''Ntah kapan, tapi yang jelas, jarum itu akan berdiri tegak di tandamu itu nak'' ucap salah satu voodoo yang berada di dekat voodoo kecil. Voodoo kecil hanya terdiam, dan selalu ingat akan kejadian tadi.

    ''Jika manusia memang sudah tidak mampu mengatur emosinya, terutama terhadap seseorang, mereka bisa melakukan apa saja, contohnya seperti tadi, kau bisa lihat kan?. Tapi hal itu adalah takdir kita. Manusia menyakiti manusia lainnya menggunakan kita, sama saja ia juga menyakiti kita. Hari demi hari, salah satu dari kita pasti berakhir seperti itu'' ucap voodoo itu lagi.

    Voodoo kecil hanya diam dan menangis pelan, membayangkan bahwa hal itu bisa saja terjadi, bukan bisa saja, tapi pasti. Voodoo kecil itu, melihat ke sekeliling, matanyapun melebar saat melihat di belakangnya ada sebuah pecahan kaca. Tak kehabisan akal, ia mengayunkan tubuhnya... ke depan... belakang... Ia menggesekan talinya ke pecahan kaca itu, sedikit demi sedikit tali itu mulai teriris. Voodoo yang dari tadi menceramahinya pun tersenyum melihatnya berusaha sekeras itu.

    Hari demi hari sudah banyak voodoo yang berjatuhan. Voodoo kecil masih saja terus berusaha memutuskan talinya.

    'tess!' 'blught'
    tali yang menggantung si voodoo kecil itupun putus, dan ia terjatuh.
    'drag!' pintu tiba-tiba terbuka sangat keras... Gadis itu muncul. Voodoo kecilpun segera bersembunyi. Ia melihat si gadis itu mengambil voodoo yang sempat bercerita banyak tentang takdir voodoo pada voodoo kecil. Gadis itu menempelkan sebuah foto pada voodoo, voodoo itu tersenyum ke arah voodoo kecil.

    Voodoo kecil mulai panik, apa yang harus ia lakukan?, ia melihat kesekeliling. Ia melihat sebuah foto yang tergeletak di dekatnya, itu adalah foto gadis itu, ia juga melihat sebuah jarum. Tanpa berpikir panjang, ia raih jarum itu, dan berlari ke arah foto itu.

    'crk!'
    Gadis itu menusuk tangan voodoo yang digenggamnya.
    Voodoo kecil itu menempelkan foto gadis itu, pada punggungnya.
    Dia keluar dari tempat persembunyiannya. Semua voodoo menatap ke arahnya.

    Voodoo kecil itu menganggat jarumnya, dan ia menusukan jarum itu tepat pada tangan kanannya. Seketika gadis itu berteriak, namun ia masih tetap menusuk voodoo di tangannya. Voodoo kecil itu menahan sakit, ia kembali menganggat jarumnya.
    'crrk!!!' ia menusuk pinggangnya dengan sangat dalam. Serentak gadis itu berteriak, kehilangan keseimbangannya, dan memegang pinggangnya. Voodoo kecil jatuh terduduk, ia menatap lemas ke gadis itu. Tampak gadis itu ingin menusuk tanda hati voodoo di tangannya. Dengan berat hati, namun dengan tujuan menyelamatkan setiap voodoo, voodoo kecil kembali mengangkat jarumnya, dengan cepat ia...
    'cckkk!!'
    Voodoo kecil itu menusuk hatinya sendiri.

    Gadis itu berteriak, dan terjatuh ke arah kayu tempat ia menggantung setiap voodoo. Kayu itupun terjatuh, dan semua voodoo jatuh, dan bebas, gadis itu telah tewas seketika.

    Setiap voodoo bangkit, mereka berjalan menuju si voodoo kecil , voodoo yang disiksa oleh gadis tadi, ia yang paling pertama berada di hadapan voodoo kecil. Ia terpaku melihat si voodoo kecil, voodoo kecil terduduk tak bergerak, dengan jarum menembus tanda hatinya hingga ke belakang. Voodoo itu pun, memeluk tubuh si voodoo kecil.

    Dia menyelamatkan dirinya, namun ia masih memikirkan voodoo lainya, dengan mengorbankan dirinya, dan membunuh gadis itu. Ia telah menyelamatkan setiap voodoo.

    -The End-

    0 komentar

  • Copyright © 2013 - Nisekoi - All Right Reserved

    Raraaa Kawaii Desu Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan