- Home>
- The Flying Dutchman (c)
Peristiwa ini konon terjadi tahun 1641
ketika Hendrik van der Decken bersumpah
akan mengelilingi Tanjung Harapan
hingga kiamat. Sejak itu sosoknya tak
pernah terlihat lagi. Nasibnya pun tak
diketahui. Namun banyak saksi
mengatakan, bahkan berani bersumpah,
mereka sering melihat kapan si kaptel
yang dikenal dengan sebutan, The Flying
Dutchman, tiba-tiba berada di perairan
sekitar sana, lalu menghilang. Kadang
kapal hantu itu begitu dekat dengan kapal
mereka sehingga mereka bisa melihat jelas.
Para pelaut menyebut, penampakan kapal
hantu The Flying Dutchman, sebagai
suatu pertanda buruk bagi kapal yang
melihatnya. Bukan karena kapal hantu itu
yang mereka takuti, tapi bencana buruk
yang bakal menimpa jika melihat
penampakan kapal itu.
Sebut saja salah satu contohnya adalah
ketika kapal hantu itu muncul dan
disaksikan para awak kapal Raja Inggris,
George V, pada 1881. Beginilah kesaksian
yang ditulis," Pada pukul 4 AM Flying
Dutchman melintasi di depan kami.
Sungguh aneh, semua lampu di kapal itu
menyala terang benderang berwarna
merah, di tengah tengah ada tiang-tiang
yang menyala". Pagi harinya para pelaut
yang menjadi saksi mata penampakan
Flying Dutchman tewas misterius.
0 komentar